Fusi Horison Dalam Hermeneutika Hans-Georg Gadamer: Model Saling Memahami Dalam Dialog Antar Budaya.

Prasetyono, Emanuel (2022) Fusi Horison Dalam Hermeneutika Hans-Georg Gadamer: Model Saling Memahami Dalam Dialog Antar Budaya. Doctoral thesis, Driyarkara School of Philosophy.

[img] Text (Titlepage, contents, abstract, introduction, bibliography)
DISERTASI.pdf - Accepted Version

Download (2MB)
[img] Text (Dissertation Summary)
RINGKASAN.pdf - Accepted Version

Download (828kB)

Abstract

Fusi horison adalah perjumpaan antara horison masa lampau dan horison masa kini yang terjadi dalam seluruh aktivitas memahami yang dipengaruhi oleh sejarah pengaruh atas dasar dampak-dampak historis. Dalam ranah individual, fusi horison bersifat formatif dan menjadi sarana pembelajaran secara terus-menerus untuk berakar pada sejarah dan jati diri budaya sendiri sehingga membentuk karakter diri sebagai sosok manusia yang berdialog dan mampu beradaptasi dengan lingkungan di sekitarnya. Dalam ranah sosial, fusi horison mewujud dalam aktivitas saling memahami dalam dialog. Konsep fusi horison menjembatani horison-horison yang berbeda melalui pendekatan dialogis-hermeneutik atas dasar proses pencarian maknamakna dan transformasi prasangka-prasangka. Hasil dari proses fusi horison adalah transformasi horison ke dalam jangkauan pandangan yang lebih luas. Kebaruan topik ini terletak pada gagasan tentang praksis berdialog yang bersifat formatif dan eksistensial sebagai bagian integral dari upaya mendidik manusia untuk membangun hubungan-hubungan yang terbuka dan respek pada nilai-nilai kemanusiaan universal, solider, toleran terhadap keberagaman, serta memiliki common sense yang baik. Praksis berdialog adalah bagian dari formasi manusia untuk mengenal dengan baik hubungan-hubungan antara dirinya, sesamanya, dan kebudayaannya. Topik ini menawarkan pendekatan studi tentang dialog antar budaya di Indonesia. Metode yang dipakai adalah studi pustaka dan literatur. Tesis utamanya adalah bahwa dialog antar budaya membutuhkan model pendekatan yang tepat yang bisa menjawab aneka persoalan yang terkandung di dalamnya. Konsep tentang fusi horison bisa dipakai sebagai model saling memahami untuk mendekati problem dialog antar budaya. Contoh konkrit dari pendekatan fusi horison bagi dialog antar budaya di Indonesia adalah Pancasila. Pancasila adalah bukti konkrit dari fusi horison nilai-nilai yang sudah tertanam lama dalam budaya-budaya asli di Indonesia. Sebagai model saling memahami, fusi horison membutuhkan keterbukaan, keterlibatan, komitmen, dan kehadiran. Kata Kunci: Budaya, Dialog, Fusi Horison, Hermeneutika Filosofis, Komunalitas, Linguistikalitas, Makna, Memahami, Narasi Kebudayaan, Pancasila, Perjumpaan Hermeneutik, Tindakan Memahami

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
A General Works > B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)

H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Program Pascasarjana > Program Pascasarjana Filsafat
Depositing User: ThM .-
Date Deposited: 27 May 2022 02:36
Last Modified: 27 May 2022 02:36
URI: http://repo.driyarkara.ac.id/id/eprint/718

Actions (login required)

View Item View Item