Makna Pengalaman Mistik Dalam Transformasi Diri Manusia Menurut Thomas Merton.

Widjaja, Elisabeth Lysa Mardiaty (2010) Makna Pengalaman Mistik Dalam Transformasi Diri Manusia Menurut Thomas Merton. Masters thesis, Driyarkara School of Philosophy.

[img] Text (Titlepage, abstract, contents, bibliography)
LISA.pdf - Accepted Version

Download (2MB)

Abstract

Tema dari tesis ini adalah mengenai makna pengalaman mistik dalam transformasi diri manusia. Tesis ini bertujuan untuk memahami perjalanan spiritual Thomas Merton menuju kesatuan dengan Allah dalam pengalaman mistik serta menunjukkan implikasi pengalaman mistik tersebut bagi tindakan sosial yang bertanggung jawab. Inti dari tulisan ini dapat digambarkan ke dalam tiga perspektif utama: Pertama, pengalaman mistik hanya dapat dialami dalam keheningan yang sejati. Kedua, saat manusia mengalami kesatuan dengan Allah, saat itu pula ia menyadari sebuah kesatuan yang lebih utuh dan mendalam di antara dirinya, sesamanya dan dunianya di dalam Dia. Ketiga, pengalaman mistik merupakan sebuah tindakan kebebasan Allah dan tetap tinggal sebagai sebuah rahmat yang tersembunyi. Manusia hanya dapat menyingkirkan rintangan-rintangan untuk mencapai kesatuan dengan Allah. Penelitian ini membuktikan tesis bahwa pengalaman mistik, pengalaman kesatuan dengan Allah, mampu mentransformasi dan melahirkan makna, visi dan kedirian baru bagi manusia yang dapat menghasilkan tindakan sosial yang bertanggung jawab. Saat manusia mengalami kesatuan dengan Allah, saat itu pula ia menyadari sebuah kesatuan yang lebih utuh dan mendalam di antara dirinya, sesamanya dan dunianya di dalam Dia. Kepedulian, belas kasih dan bela rasa terhadap nasib sesama dan dunianya menjadi semakin nyata. Pengalaman mistik tidak memisahkan manusia dengan sesamanya dan dunianya melainkan justru menyatukan dengan mereka dalam sebuah tahap yang lebih mendalam, dalam cinta dan kebebasan. Pengalaman mistik tidak hanya menghasilkan transformasi diri individu melainkan juga mendorong manusia untuk mentransformasi dunia (pengalaman mistik dalam tindakan). Pada akhirnya, pengalaman mistik diharapkan mampu memberi jawaban terhadap krisis menyeluruh yang dihadapi manusia modern serta mengatasi keterasingan manusia dari sumber kebenaran yang terdalam. Kata-kata kunci: mistisisme, visi, ilusi, Zen, kekosongan, kedirian yang sejati, kedirian yang palsu, pemurnian, keheningan, kontemplasi, paradoks kontemplasi, pengalaman mistik, transformasi diri, cinta, kebebasan.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
A General Works > B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)

B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
A General Works > B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions: Program Pascasarjana > Program Pascasarjana Filsafat
Depositing User: ThM .-
Date Deposited: 08 Apr 2022 02:29
Last Modified: 08 Apr 2022 02:29
URI: http://repo.driyarkara.ac.id/id/eprint/678

Actions (login required)

View Item View Item