Agut, Yoseph Selvinus (2026) Ekologi Integral: Jawaban atas Tangisan Bumi dan Kaum Miskin. Gita Sang Surya, 21 (1). pp. 26-28. ISSN 1978-3968
|
Text (eMagazine Article)
GSS-Jan-Feb 2026-1-Agut.pdf - Published Version Download (824kB) |
Abstract
Ensiklik Laudato Si dari Paus Fransiskus bukanlah sekadar “dokumen hijau”. Sebaliknya, ini adalah dokumen integral yang menghubungkan jeritan bumi dengan jeritan anak-anaknya yang paling menderita, yaitu orang miskin. Melalui Laudato Si, Fransiskus menegaskan: “Hari ini, kita tak dapat tidak harus mengakui bahwa pendekatan ekologis yang sejati selalu menjadi pendekatan sosial, yang harus mengintegrasikan soal keadilan dalam diskusi lingkungan hidup, untuk mendengarkan baik jeritan bumi maupun jeritan kaum miskin” (LS 49). Keterkaitan antara kehancuran bumi dan penderitaan orang miskin serta pentingnya sebuah visi global melahirkan usulan ekologi integral yang menurut Paus Fransiskus, “secara jelas mencakup dimensi manusiawi dan sosial” (LS 137).
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity A General Works > B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity G Geography. Anthropology. Recreation > GF Human ecology. Anthropogeography |
| Divisions: | Program Sarjana > Program Studi Filsafat |
| Depositing User: | ThM .- |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 03:30 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 03:30 |
| URI: | http://repo.driyarkara.ac.id/id/eprint/2799 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
