Magnis-Suseno, Franz (2016) Toleransi Beragama dan Sekularisasi. In: Philosophy Course - Driyarkara School of Philosophy, May 16, 2016, Jakarta. (Unpublished)
|
Text (Philosophy Course Material)
2016-MAY-16-TOLERANSI AGAMA-SEKULARISASI.pdf - Accepted Version Download (3MB) |
Abstract
Ancaman sekarang datang dari dua sudut. Dari individualisme kapitalistik dan konsumeristik di mana seseorang hanya meminati kemajuan ekonomisnya sendiri (dan keluarganya) dan nilai-nilai kebangsaan dan agama tidak lagi berarti, atau menjadi hiasan. Yang satu lagi adalah ekstremisme religius. Ekstremisme religius bukan hanya terbatas dalam toleransinya, melainkan memang tidak toleran, secara prinsip. Mereka yakin mempunyai kebenaran, seluruh kebenaran, dan berhadapan dengan kebenaran yang tidak benar tidak pernah berhak. Mereka tidak hanya menolak/menyingkirkan mereka yang beragama berbeda, melainkan, sering dengan kebencian lebih kuat, saudara-saudara seagama yang mereka anggap tidak kaffah atau kompromistik. Itu juga sebab mengapa "deradikalisasi" sangat jarang berhasil.
| Item Type: | Conference or Workshop Item (Lecture) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion A General Works > B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Pascasarjana Filsafat |
| Depositing User: | ThM .- |
| Date Deposited: | 13 Sep 2026 07:07 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 09:38 |
| URI: | http://repo.driyarkara.ac.id/id/eprint/2733 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
