Manusia Qan'ah: Suatu Kajian Tentang Bahagia dengan Qan'ah Seturut Pemikiran Hamka Serta Sumbangannya bagi Kajian Etik Normatif Islami.

Ahmad, Mubarak (2025) Manusia Qan'ah: Suatu Kajian Tentang Bahagia dengan Qan'ah Seturut Pemikiran Hamka Serta Sumbangannya bagi Kajian Etik Normatif Islami. Doctoral thesis, Driyarkara School of Philosophy.

[img] Text
DISERTASI-MUBARAK.pdf - Accepted Version

Download (1MB)
[img] Text
RINGKASAN DISERTASI MUBARAK.pdf - Accepted Version

Download (3MB)

Abstract

Disertasi ini mengangkat kajian tentang Manusia Qana’ah: Suatu Kajian Tentang Bahagia dengan Qana’ah Seturut Pemikiran Hamka Serta Sumbangannya Bagi Kajian Etika Normatif Islami. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Merumuskan konsep Manusia Qana’ah seturut pemikiran Hamka; (2) Merumuskan konsep qana’ah sebagai suatu etika normatif Islami. Penelitian dilatarbelakangi oleh tingginya angka stres, depresi, dan perilaku konsumsi berlebihan pada manusia modern sebagai dampak dari kehidupan yang kompleks dan terbuka. Muncul pertanyaan kritis untuk meninjau asal-usul masalah tersebut dan mengelaborasinya dengan pendekatan etika normatif sebagai tawaran solusinya. Solusi yang ditawarkan adalah menghadirkan bahagia dalam batin manusia, yang didasari oleh maksim Hamka: “kebahagiaan itu dekat dan ada di dalam diri manusia”. Setelah mengetahui sumber-sumber kegelisahan dan kebahagiaan bermula, dicermatilah konsep Hamka tentang qana’ah. Sikap qana’ah yang oleh Hamka dimengerti sebagai sikap merasa cukup disebutkan secara resiprokal “bahagia ialah qana’ah dan qana’ah ialah bahagia”. Pernyataan Hamka tersebut selanjutnya menjadi pijakan awal dilangsungkannya penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka, dengan data primer diambil dari tulisan-tulisan Hamka yang membahas seputar manusia, bahagia, dan qana’ah. Data diolah dengan cara kategorisasi, interpretasi, dan konstruksi. Data kemudian disajikan menurut tiga tema pokok, yaitu: konsep bahagia Hamka, konsep qana’ah Hamka, dan konsep qana’ah dalam tinjauan etika religius bercorak etika keutamaan. Konsep-konsep tersebut kemudian dikonstruksi dalam diskursus etika normatif untuk mencermati potensinya dalam pengembangan kajian etika normatif Islami. Hasil penelitian menyimpulkan sebagai berikut: 1) Menghadirkan bahagia dengan qana’ah adalah niscaya; dan menempatkan gagasan qana’ah sebagai suatu etika normatif dapat berkontribusi bagi kajian etika normatif Islami; 2) Gagasan qana’ah seturut pemikiran Hamka dapat dikonstruksi menjadi konsep Manusia Qana’ah dalam konteksnya sebagai prakondisi menghadirkan bahagia dalam jiwa manusia; 3) Gagasan qana’ah seturut pemikiran Hamka memiliki relevansi dengan upaya mengatasi kegelisahan yang dialami manusia modern; 4) Gagasan qana’ah seturut pemikiran Hamka dapat dikonstruksi dan diputuskan sebagai suatu etika normatif Islami serta dapat dikembangkan menjadi etika religius bercorak etika keutamaan. Kata kunci: Qana’ah, Bahagia, Etika Normatif Islami, Etika Religius, Etika Keutamaan

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BJ Ethics
A General Works > B Philosophy. Psychology. Religion > BJ Ethics

B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
A General Works > B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Program Pascasarjana > Program Pascasarjana Filsafat
Depositing User: ThM .-
Date Deposited: 04 Aug 2026 13:43
Last Modified: 05 Aug 2026 12:15
URI: http://repo.driyarkara.ac.id/id/eprint/2676

Actions (login required)

View Item View Item