Kemungkinan Kesadaran Kecerdasan Artifisial Komputer: Suatu Telaah Terhadap Konsep Kesadaran Mesin David Gamez

Lesmana Marselino, Tedi (2023) Kemungkinan Kesadaran Kecerdasan Artifisial Komputer: Suatu Telaah Terhadap Konsep Kesadaran Mesin David Gamez. Doctoral thesis, Driyarkara School of Philosophy.

[img] Text (Cover, Abstract, Contents, First Chapter)
DISERTASI-Bab1.pdf - Accepted Version

Download (2MB)
[img] Text (Dissertation Summary)
Summary.pdf - Accepted Version

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji kemungkinan kesadaran Algoritma Kecerdasan Artifisial Perangkat Lunak Komputer (Kapelkom) dalam pemetaan pengembangan empat jenis Kesadaran Mesin (MC) menurut David Gamez. Setiap jenis dihadapkan pada kritik dari perspektif ilmu komputer dan filsafat. MC-1 terbukti mampu lolos uji Turing karena punya kemungkinan mengecoh manusia dengan jawaban yang seolah berasal dari subjek berkesadaran. Pengujian MC-2 belum terbukti lolos tuntutan Searle akan pemahaman semantik yang khas manusia dan mensyaratkan hubungan kausal antara kesadaran dan struktur organik otak. MC-3 terdukung secara teoretis oleh prinsip pengaturan invarian Chalmers bagi sembarang jenis materi pembentuknya, sejauh dapat disusun pola abstrak yang mewakili interaksi kausal antara materi dan kesadaran yang merecup di atasnya. Namun, prinsip ini mengandaikan hukum psikofisis yang masih bersifat hipotetis. MC-4 mungkin di tataran fungsional nalar, tetapi kesadaran subjektif ‘apa rasanya mengalami sesuatu’ (qualia) seperti dalam argumen Nagel memerlukan struktur unik makhluk biologis. Penelitian ini didahului dengan telaah filosofis, neurosains- neurolinguistik, dan biofisika atas konsep kesadaran agar terbangun titik tolak untuk menyandingkan kesadaran mesin dengan kesadaran manusia. Penelitian kemudian mengusulkan bingkai konseptual untuk memetakan sumber stimulus proses kesadaran berupa realitas abstrak subjek dalam kategori Konteks-1, Konteks -2, Konteks-3, dan Konteks-4. Konsep konteks stimulus berguna untuk mengenali sebelas ciri subjek sadar dan mawas sebagai panduan praktis untuk memeriksa dakuan-dakuan MC. Penelitian ini menemukan bahwa (1) MC-1 sudah terealisasi dalam aneka teknologi mesin cerdas, tetapi sebatas objektifikasi perilaku; (2) MC-2 baru berupa kemungkinan logis namun terdapat proyek rintisan dengan materi biologis terprogram; (3) MC-3 berupa peluang logis yang koheren; (4) MC-4 yang mensyaratkan qualia belum terbukti objektifikasinya. Kesimpulannya, terbuka kemungkinan penyejajaran kategori MC-1 dengan kesadaran manusia, pada aspek proses sistem simbol pemaknaan (ekspresi abstrak), tetapi bukan pada aspek qualia. Dengan demikian tantangan terbesar bagi manusia adalah menyadari makna kemanusiaannya agar kekhasan manusiawi tidak terabaikan di tengah keterpesonaan pada deras kemajuan teknologi kecerdasan artifisial. Kata-kata Kunci: kesadaran mesin (machine consciousness (MC), algoritma Kapelkom, MC, MC-1; MC-2; MC-3; MC-4, pemahaman semantik, naturalisme biologis, kebertopangan (supervenience), recup (emergence), sudut pandang pertama, qualia, Orch OR, realitas abstrak subjek Konteks, Konteks-1; Konteks -2; Konteks-3; Konteks-4, SSN, sebelas ciri subjek, realitas fungsi, realitas proses, subjektifikasi, objektifikasi, kemawasan, kesadaran, subjek.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA75 Electronic computers. Computer science
Q Science > QA Mathematics > QA76 Computer software
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Program Pascasarjana > Program Pascasarjana Filsafat
Depositing User: ThM .-
Date Deposited: 17 Apr 2023 08:25
Last Modified: 17 Apr 2023 08:25
URI: http://repo.driyarkara.ac.id/id/eprint/919

Actions (login required)

View Item View Item