Self-Overcoming Sebagai Agon: Membaca Ulang “Menjadi Diri Sendiri” dalam Pemikiran Friedrich Nietzsche

Arantxa, Thiea (2026) Self-Overcoming Sebagai Agon: Membaca Ulang “Menjadi Diri Sendiri” dalam Pemikiran Friedrich Nietzsche. Jurnal Dekonstruksi, 14 (4). pp. 73-80. ISSN 2797-233X, 2774-6828

[img] Image (Cover Jurnal Dekonstruksi vol. 14 no. 4 2026)
JD Vol 14 no. 4 Sep. 2026.png - Published Version

Download (3MB)
[img] Text (Artikel Jurnal Dekonstruksi)
JD-Volume+12.4-130-137-Thiea.pdf - Published Version

Download (1MB)
Official URL: https://jurnaldekonstruksi.id/index.php/dekonstruk...

Abstract

Kebuntuan makna yang dihadapi manusia modern pasca-runtuhnya fondasi-fondasi absolut sering direspons dengan kembali pada gagasan “menjadi diri sendiri” sebagai pencapaian identitas yang utuh dan berdaulat. Artikel ini mempersoalkan asumsi tersebut dengan membaca ulang konsep self-overcoming dalam pemikiran Friedrich Nietzsche. Dengan menggunakan metode studi pustaka dan pendekatan hermeneutis-filosofis atas teks-teks primer Nietzsche serta literatur sekunder, artikel ini menelusuri bagaimana self-overcoming semestinya dipahami bukan sebagai penaklukan diri secara moral, melainkan sebagai praktik agonistik sebagai pergulatan dorongan-dorongan yang tidak pernah menghasilkan pusat diri yang final dan seni sebagai cara untuk menanggung agonistik. Argumen utama dibangun terutama dari pembacaan Christa Davis Acampora tentang self-preservation dan becoming necessary, yang kemudian ditempatkan dalam dialog dengan Ted Sadler tentang solitude eksistensial, serta koreksi kritis Robert Pippin terhadap bahaya nostalgia subjek berdaulat. Hasil kajian menunjukkan bahwa “menjadi diri sendiri” bagi Nietzsche bukan pencapaian identitas yang stabil, melainkan keterlibatan tanpa jaminan dalam proses kemenjadian yang afirmatif terhadap kehidupan. Artikel ini berkesimpulan bahwa self-overcoming menawarkan model subjektivitas yang terbuka dan eksperimental, yang menolak nostalgia modern akan keutuhan diri tanpa jatuh ke dalam nihilisme maupun relativisme. Nietzsche, self-overcoming, agon, menjadi diri sendiri, subjektivitas.

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
A General Works > B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
Divisions: Program Pascasarjana > Program Pascasarjana Filsafat
Depositing User: ThM .-
Date Deposited: 30 Sep 2026 05:52
Last Modified: 30 Sep 2026 05:52
URI: http://repo.driyarkara.ac.id/id/eprint/2773

Actions (login required)

View Item View Item