Aristoteles & Stoa: Dua Penunjuk Jalan Termasyhur Ke Kebahagiaan Juga Di Masa Pandemi?

Magnis-Suseno, Franz (2021) Aristoteles & Stoa: Dua Penunjuk Jalan Termasyhur Ke Kebahagiaan Juga Di Masa Pandemi? In: Philosophy Course - Driyarkara School of Philosophy, 8 February 2021, Jakarta. (Unpublished)

[img] Text (Philosophy Course Material)
2021-FEB-8-ECF-Aristoteles-Stoa-Covid.pdf - Accepted Version

Download (3MB)

Abstract

Setahun yang lalu dunia masih normal. Normal dengan segala macam pencapaian, tantangan, kegagalan, ancaman, ha­rap­an, keterbukaan. Ada yang pesimis dan ada yang optimis, dan ada yang just plodding along. Sekarang, setahun kemudian, semuanya tidak normal lagi. Sejak 100 tahun -flu Spanyol, ba­rangkali- atau lebih lama dunia tidak mengalami sesuatu se­perti pandemi Corona, ancaman virus Covid-19 "bermu­ta­si". Di seluruh dunia. Lalulintas sedunia ambruk. Kita semua me­makai, atau harus memakai, masker yang bikin bernapas saja tidak enak. Dua orang saling mencintai: beranikah mere­ka ber­ciuman? Manusia merindukan bahagia - dan dalam situasi normal sa­ja itu sudah sangat sulit tercapai. Tetapi virus Covid-19 se­per­tinya mematahkan harapan kerinduan itu. Virus itu meng­hadapkan kita kembali pada pertanyaan apakah kita masih da­pat mengharapkan kebahagiaan.

Item Type: Conference or Workshop Item (Lecture)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
A General Works > B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
Divisions: Program Pascasarjana > Program Pascasarjana Filsafat
Depositing User: ThM .-
Date Deposited: 28 Sep 2026 02:32
Last Modified: 28 Sep 2026 02:32
URI: http://repo.driyarkara.ac.id/id/eprint/2765

Actions (login required)

View Item View Item