Magnis-Suseno, Franz (2009) Tiga Pemikir "Civil Society": Locke, Rousseau, Hegel. In: Philosophy Course - Driyarkara School of Philosophy, December 14, 2009, Jakarta. (Unpublished)
|
Text (Philosophy Course Material)
2009-DEC-14-Locke-Rousseau-Hegel.pdf - Accepted Version Download (1MB) |
Abstract
Lama sekali perhatian filsafat dan ilmu politik hanya berfokus pada dua wilayah: negara dan perekonomian. Baru sejak 30 tahun perhatian kembali diarahkan pada masyarakat. Peran hegemoni dalam teori perubahan sosial Gramsci, ruang publik Habermas, dampak politik feminisme dan pelbagai gerakan sosial lain, tetapi juga perhatian komunitarisme terhadap tradisi dan nilai-nilai masing-masing masyarakat tidak tertampung dalam dunia dwi-sektor (negara dan ekonomi) itu. Perhatian terhadap civil society mendapat dorongan kuat oleh salah satu peristiwa historis akhir abad ke-20 paling dahsyat, keruntuhan komunisme Soviet. Banyak analisa menegaskan bahwa keambrukan itu juga disebabkan oleh ketidak-mampuan komunisme Soviet untuk membangun sebuah civil society yang kuat. Karena itu segala-galanya, terutama segala pembangunan ekonomis, harus dipikul oleh negara dan beban itu terlalu berat.
| Item Type: | Conference or Workshop Item (Lecture) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General) A General Works > B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General) |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Pascasarjana Filsafat |
| Depositing User: | ThM .- |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 16:33 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 16:33 |
| URI: | http://repo.driyarkara.ac.id/id/eprint/2714 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
