LGBT dan Martabat Manusia.

Magnis-Suseno, Franz (2022) LGBT dan Martabat Manusia. In: Philosophy Course - Driyarkara School of Philosophy, November 20, 2022, Jakarta. (Unpublished)

[img] Text (Philosophy Course Material)
2022-NOV-20-LGBT-dan-Martabat-Manusia.pdf - Accepted Version

Download (6MB)

Abstract

Pada tanggal 15 Maret tahun 2021 Kardinal Luis Ladaria S.J., Prefek Kongregasi Iman Vatikan, secara resmi menjawab per­tanyaan apakah suatu pasangan homoseks dapat diberi ber­kat gerejani. Ia menyatakan bahwa itu tidak mungkin karena itu akan berarti "menyetujui dan mendukung cara hidup yang secara objektif tidak sesuai dengan rencana-rencana yang di­wahyukan oleh Allah." Pernyataan itu diterbitkan sepenge­ta­huan Paus Fransiskus. Jawaban ini mencerminkan ajaran res­mi Gereja Katolik sampai sekarang. Akan tetapi tembok mulai goyang. Setahun sebelumnya, dalam wawancara yang menjadi sebuah filem, Paus Fransis­kus ditanya apa yang dapat dilakukan untuk mengakhiri per­sekusi terhadap orang-orang homo. Beliau lalu mengusulkan agar negara menyediakan suatu ruang hukum -yang dimak­sud sesuatu seperti registered partnership- yang memungkinkan pasangan homo hidup bersama tanpa terus dikejar-kejar. Ten­tu orang bertanya: Andaikata hubungan homoseks betul-be­tul dosa, masak Paus akan minta agar negara menyediakan ru­ang hukum agar mereka dapat hidup bersama dengan aman?

Item Type: Conference or Workshop Item (Lecture)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
A General Works > B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion

B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity
A General Works > B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity

H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Program Pascasarjana > Program Pascasarjana Filsafat
Depositing User: ThM .-
Date Deposited: 25 Aug 2026 08:20
Last Modified: 25 Aug 2026 08:20
URI: http://repo.driyarkara.ac.id/id/eprint/2709

Actions (login required)

View Item View Item