Kebebasan dan Tanggung Jawab Epistemik di Era Digital: Reaktualisasi Prinsip Cedera John Stuart Mill

Sugianto, Yohanis Elia (2025) Kebebasan dan Tanggung Jawab Epistemik di Era Digital: Reaktualisasi Prinsip Cedera John Stuart Mill. Masters thesis, Driyarkara School of Philosophy.

[img] Text (Cover, Contents, Abstract, First Chapter, Bibliography)
TSS-ELIA.pdf - Accepted Version

Download (849kB)

Abstract

Tesis ini mengajukan argumen bagi reinterpretasi kritis terhadap prinsip cedera (harm principle) John Stuart Mill guna merespons krisis etis dan epistemik di era pascakebenaran (post-truth) digital. Meskipun pembelaan Mill terhadap kebebasan berekspresi dalam On Liberty tetap menjadi pilar utama pemikiran liberal, konsepsi kerugian abad ke-19 yang diusungnya tidak lagi memadai untuk menangani kerusakan sistemik yang ditimbulkan oleh fenomena digital, seperti disinformasi masif dan polarisasi algoritma. Studi ini mendalilkan bahwa lanskap digital kontemporer melahirkan bentuk baru dari cedera sistemik: kerugian epistemik (epistemic harm), yang menggerogoti kapasitas individu maupun kolektif untuk melakukan deliberasi rasional serta merusak fondasi ruang publik yang demokratis. Untuk mengaktualisasi kerangka pemikiran Mill, penelitian ini membangun dialog kritis dengan etika diskursus Jürgen Habermas serta teori kontemporer mengenai ketidakadilan epistemik (epistemic injustice) dari Miranda Fricker dan Jose Medina. Penelitian ini berargumen bahwa tindakan komunikatif seperti ujaran kebencian dan disinformasi hendaknya tidak sekadar dipahami sebagai opini yang menyinggung, melainkan sebagai tindakan yang menimbulkan kerugian komunikatif dan epistemik dengan cara mengikis kondisi bagi kesepahaman bersama dan diskursus rasional secara sistematis. Tesis ini menyimpulkan dengan mengusulkan konsep "tanggung jawab epistemik" sebagai penyeimbang etis yang niscaya bagi kebebasan. Tanggung jawab ini terdistribusi di antara individu, platform digital, dan negara, dengan tujuan menumbuhkan ekosistem informasi yang lebih sehat tanpa jatuh pada praktik penyensoran yang arbitrer. Kata Kunci: John Stuart Mill, Prinsip Cedera, Cedera Epistemik, Pasca Kebenaran, Kebebasan Berekspresi, Etika Digital, Jürgen Habermas, Tanggung Jawab Epistemik.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Program Pascasarjana > Program Pascasarjana Filsafat
Depositing User: ThM .-
Date Deposited: 24 Apr 2026 15:16
Last Modified: 24 Apr 2026 15:16
URI: http://repo.driyarkara.ac.id/id/eprint/2582

Actions (login required)

View Item View Item