Arantxa, Thiea (2026) Dari Zaman Freud hingga Psikologi Modern: Kebutuhan Psikologis Manusia untuk Beragama. Basis, 75 (03-04). pp. 43-47. ISSN 0005-6138
|
Text (Cover, contents, article)
BASIS75-03-04-THIEA.pdf - Published Version Download (8MB) |
Abstract
Manusia merupakan satu-satunya spesies yang diketahui bisa merasakan pengalaman religius. Dewasa ini, telah banyak penelitian yang mengungkap pentingnya agama dan spiritualitas untuk menjaga kesehatan mental. Akan tetapi, pandangan seperti ini memang relatif baru. Pada awal perkembangan ilmu psikologi, agama dilihat sebagai suatu bentuk "ilusi" yang tidak bermanfaat bagi manusia. Baru setelah melewati pertengahan abad kedua puluh, agama dan spiritualitas dilihat dari perspektif baru yang lebih humanis.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion A General Works > B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Pascasarjana Filsafat |
| Depositing User: | ThM .- |
| Date Deposited: | 23 Mar 2026 17:54 |
| Last Modified: | 23 Mar 2026 17:54 |
| URI: | http://repo.driyarkara.ac.id/id/eprint/2538 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
