Titisari, Klara Esti Asihing (2023) Kepemimpinan Indonesia di ASEAN dan Sengketa Laut Tiongkok Selatan. Kumparan.com, News.
Text (ePaper Clipping Article)
Kumparan-Klara.pdf - Additional Metadata Download (260kB) |
Abstract
Masa jabatan Indonesia sebagai Ketua ASEAN akan berakhir pada 31 Desember 2023 ini. Meski ASEAN telah mencapai tingkat solidaritas yang lebih tinggi di bawah kepemimpinan Indonesia dengan diadopsinya ASEAN Maritime Outlook (AMO) pada Agustus 2023 dan penyelenggaraan latihan militer bersama, ASEAN masih belum membangun kesatuan perspektif perkara Laut Tiongkok Selatan (LTS), yang dapat menyebabkan negara-negara anggota ASEAN mencoba untuk mengatasi sengketa LTS dengan cara mereka sendiri. Sejauh ini, upaya perdamaian di LTS ditempuh lewat berbagai langkah interim, seperti Declaration on the Conduct of Parties in the South China Sea (2012). Pada Maret 2023, ASEAN dan RRT telah menyepakati Guidelines untuk mempercepat negosiasi Code of Conduct (COC) di LTS. Indonesia sendiri berencana menyelenggarakan putaran kedua negosiasi COC pada akhir 2023 ini. Namun, melihat kondisi saat ini, sulit untuk tidak pesimis akan realisasi pembahasan COC tersebut.
Item Type: | Article |
---|---|
Subjects: | J Political Science > JQ Political institutions Asia |
Divisions: | Program Pascasarjana > Program Pascasarjana Filsafat |
Depositing User: | ThM .- |
Date Deposited: | 09 Dec 2024 23:55 |
Last Modified: | 09 Dec 2024 23:55 |
URI: | http://repo.driyarkara.ac.id/id/eprint/1971 |
Actions (login required)
View Item |